Monday, January 7, 2013

4 Cara Terbaik Akhiri Pertengkaran Sengit dengan Pasangan

img'
Jakarta - Pertengkaran merupakan salah satu hal yang sering terjadi dalam suatu hubungan. Terkadang pertengkaran tersebut bisa berubah menjadi panas ketika pasangan saling memaki dan menjatuhkan.

Jika pertengkaran panas ini sering terjadi dan dibiarkan, bukan tidak mungkin salah satu dari pasangan mengucapkan kata cerai. Bagaimana sebaiknya mengakhiri pertengkaran sengit ini?


1. Pergi Menjauh
Ketika pertengkaran dengan pasangan sudah semakin memanas, mulai dari mengungkit-ungkit masa lalu, mengejek keluarga masing-masing hingga berkata kasar kepada pasangan, lebih baik Anda melangkahkan kaki dan mendinginkan kepala agar situasi tidak semakin buruk. Cobalah ambil napas dalam-dalam dan coba menghirup udara segar. Usahakan Anda dan suami tidak saling berdiam-diaman dan menyelesaikan masalah tersebut dengan tenang tidak lebih dari batas waktu 24 jam.

2. Memfokuskan Pikiran Pada Hal yang Disenangi
Ketika Anda merasa kesal ataupun takut akan apa yang akan dikatakan pasangan setelah pertengkaran tersebut, fokuskan pikiran pada objek nyata yang Anda senangi semisal bunga, hewan peliharaan ataupun pemandangan di luar rumah yang indah. Bisa juga dengan melihat kelebihan dari pasangan seperti matanya yang indah ataupun tubuhnya yang kekar. Dengan begitu aktivitas otak akan berpindah dari amigdala (area di mana emosi diproses) menuju ke area yang lebih rasional seperti korteks prefrontal kiri otak. Hal ini akan membantu Anda merasa lebih tenang dan reseptif ketimbang defensif ataupun terus menerus marah.

3. Mendengar Lebih Jelas Apa yang Dikatakan Pasangan
Ketika pasangan sedang mengekpresikan perasaannya, belajarlah unutk tidak langsung merespon apa yang dikatakannya. Ambilah waktu jeda untuk merefleksikan dan mengulang kembali apa yang Anda dengar. Proses ini disebut mirroring dan akan membantu Anda mencegah misinterpretasi dan menjaga atmosfer tetap tenang.

4. Make Up Sex
Meskipun baru saja kesal dengan pasangan dan tidak ingin berada dalam ruangan yang sama dengannya, banyak pasangan yang bercinta setelah saling berargumen dan bertengkar. Tetapi pastikan agar mood pasangan sudah membaik sehingga ia tidak merasa tertekan ataupun kesal melakukannya. Bercinta setelah bertengkar membangun kembali ikatan antar pasangan.

Pakar seks dan percintaan yang berpengalaman selama lebih dari 20 tahun, Dr. Laura Berman menganjurkan posisi bercinta face to face dilakukan setelah Anda bertengkar dengan pasangan. Mengapa? Menurutnya posisi face to face memberikan kesempatan unutk membangun kembali keintiman dan afeksi yang hilang akibat pertengkaran. Dengan berhadapan, pasangan juga memiliki posisi yang seimbang sehingga tidak ada satupun pihak yang merasa lebih tinggi ataupun rendah. Tidur bersebelahan juga memberikan perasaan intim dan dekat dengan pasangan karena dapat saling memandang dan berpelukan.

sumber
Comments
1 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

1 comments:

Novalia Lee said...

Senang bisa berkunjung di blog Anda. trims.

Buruan Gabung Sekarang Juga dan Dapatkan Bonus Hingga Jutaan Rupiah disetiap Harinya Hanya di bandar poker online indonesia

Post a Comment

Total Pageviews

Brother baner

SEPUTAR BLOG,INTERNET,KOMPUTER.

WAHYOKU BLOG

Banner tatelu


 BELAJAR BARENG