Sunday, December 16, 2012

Corinthians Kandaskan Mimpi Juara Chelsea


Minggu, 16 Desember 2012 19:26 wib
Proses gol kemenangan Corinthians yang dicetak oleh Paolo Guerrero. (Foto: Reuters)
Proses gol kemenangan Corinthians yang dicetak oleh Paolo Guerrero. (Foto: Reuters)
YOKOHAMA - Corinthians keluar sebagai juara pada Piala Dunia Antarklub 2012, usai mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 di babak final, Minggu (16/12/2012). Gol kemenangan Corinthians dicetak oleh Paolo Guerrero.

Pada babak pertama kedua tim bermain dengan cukup sengit hingga terlibat jual beli serangan. Kondisi tersebut memaksa laga pada interval pertama berakhir imbang tanpa gol.

Akan tetapi, usaha Corinthians terbayar lewat gol Guerrero dan memastikan kemenangan mereka. Dengan begitu, klub asal Brasil ini berhasil menyabet gelar juara di ajang ini untuk kedua kalinya, setelah yang terakhir didapatnya pada 2000.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:

Dalam laga yang berlangsung di Nissan Stadium, The Blues langsung berinisiatif lakukan serangan melalui Juan Mata usai mendapatkan umpan dari Frank lampard. Sayang, kawalan Fabio Santos masih cukup baik untuk menghentikan laju dari Mata.

Sedangkan, para pemain Corinthians masih menumpuk di daerah pertahanan di menit-menit awal babak pertama kondisi tersebut membuat Chelsea sedikit kesulitan menembus pertahanan. Tim asal Brasil itu pun sesekali melakukan serangan balik.

Cahill telah berhadapan langsung dengan kiper usai memanfaatkan kemelut di mulut gawang hasil sepakan pojok. Bola hasil sepakannya tersebut masih mampu ditangkap oleh kiper Corinthians, Cassio.

Dalam tayangan ulang di menit ke-11 tersebut bola sepakan Cahill sudah masuk dalam gawang. Namun, komentator pertandingan mengatakan bahwa teknologi garis gawang yang diterapkan oleh FIFA untuk pertama kalinya ini menilai bola belum melewati garis gawang.

Memasuki pertengahan babak pertama, pasukan Rafael Benitez mulai menemukan ritme permainannya dan gampang melakukan serangan. Namun, performa apik dari Cassio di bawah gawang masih mampu menggalkan usaha pasukan Chelsea tersebut.

Seperti yang terjadi pada menit ke-36 di mana Torres mendapatkan kesempatan membobol gawang lawan. Namun, Cassio masih mampu menghalaunya dengan baik dan membuang percuma peluang dari Chelsea itu.

Babak Kedua:
Memasuki interval kedua pertandingan berjalan ketat, baik Chelsea maupun Corinthians kesulitan menembus kotak penalti lawan. Tendangan-tendangan keras terjadi diluar kotak penalti, namun, masih juga belum menemukan sasaran.

Corinthians mendapat peluang melalui Guerrero pada menit ke-49. Berawal dari upayanya yang mencoba merangsek ke barisan pertahanan The Blues, namun, usahanya harus gagal karena hadangan David Luiz. Giliran The Blues yang mendapat peluang. Pada menit ke-50, sang kapten Frank Lampard menerima umpan dari Ashley Cole melalui sisi kiri, namun, tendangan kerasnya masih dapat diblok pemain belakang klub asal Brasil itu.

Jual beli serangan mewarnai babak kedua partai final yang dihelat di Nissan Stadium. Berkali-kali kedua tim berusaha menerobos barisan pertahanan, tapi seperti sebelumnya, kedua tim masih menemui kegagalan.

Serangan Corinthians pun akhirnya berbuah manis pada menit ke-68. Bola yang sempat ditendang Paulinho melambung tinggi usai ditepis Petr Cech. Guerrero yang berdiri bebas di depan gawang dengan mudah menyundul bola, 1-0 untuk keunggulan Corinthians.

Di pinggir lapangan, Benitez masih terpaku, sesekali berteriak memberi instruksi kepada para pemainnya. Seperti diketahui memasuki menit ke-70, Chelsea masih kesulitan membongkar pertahanan Corinthians.

Kolaborasi antara Alessandro, Chicao, Paulo Andre, Fabio Santos di barisan pertahanan Corinthians sukses memberi efek sulit bagi para pemain Chelsea. Imbasnya The Blues banyak melakukan umpan wallpass yang mudah dipatahkan para pemain bertahan Corinthians.

Pada menit ke-85, Torres mencoba berduel dengan kiper, namun, sepakan kerasnya masih dapat dihalau Cassio. Menjelang 10 menit laga usai dan dengan posisi tertinggal satu gol, Chelsea justru dihadiahi kartu merah. Ialah Gary Cahill yang diusir wasit akibat pelanggarannya terhadap Emerson.

Torres hampir saja menyamakan kedudukan pada menit ke-90+2 jika saja golnya tak dianulir wasit akibat terjebak offside. Hingga peluit babak kedua berakhir, skor tetap tidak berubah 1-0 untuk kemenangan Corinthians.

Susunan pemain:
Corinthians:
Cassio; Alessandro, Chicao, Paulo Andre, Fabio Santos; Ralf, Paulinho; Danilo, Emerson Sheik (Wallace ’90), Jorge Enrique; Paolo Guerrero (Juan Manuel Martínez ’86).

Chelsea: Petr Cech; Branislav Ivanovic (César Azpilicueta’83), Gary Cahill, David Luiz, Ashley Cole; Ramires, Frank Lampard; Victor Moses (Oscar ’72), Juan Mata, Eden Hazard (Marko Marin’87); Fernando Torres. (min
Comments
0 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews

Brother baner

SEPUTAR BLOG,INTERNET,KOMPUTER.

WAHYOKU BLOG

Banner tatelu


 BELAJAR BARENG