Selasa, 11 Desember 2012 17:59 wib

Pasangan diam (Foto: eHarmony)
WANITA dan pria merupakan mahluk yang seringkali bertentangan. Dalam memecahkan masalah, terkadang pria juga memiliki cara tersendiri.
Menyatukan dua insan berbeda dalam sebuah hubungan bukanlah sebuah hal yang mudah. Perbedaan karakter antara pria dan wanita terkadang juga membuat komunikasi di antara keduanya tak lancar. Saat menghadapi sebuah masalah, ada kalanya pria menjauh. Meskipun sosoknya ada dekat, namun Anda merasa dirinya tak benar-benar bersama dengan Anda.
Berikut ini beberapa alasan pria menjauh, sebagaimana dilansir eHarmony.
Perbedaan cara berpikir
Wanita biasanya menilai sebuah masalah dengan apa yang dirasakannya. Sementara, pria lebih berpikir apa efek masalah tersebut pada kompetensi dan kekuatannya. Apakah hal itu membuatnya lemah atau lebih kuat? Pria juga berpikir, apakah hal ini dapat memberi manfaat padanya. Namun, hal ini bukan berarti pria tak punya perasaan. Pria menempatkan perasaannya pada prioritas berbeda dengan wanita. Dibandingkan dengan efek tindakan dan nyata, pria melihat perasaan sebagai sesuatu yang tidak relevan.
Cara berkomunikasi yang berbeda
Sebuah penelitian menunjukkan, wanita mengucapkan kata-kata dua kali lipat lebih banyak daripada pria. Karena itu pula, wanita lebih sering berasumsi mengenai sesuatu. Padahal, pria tak suka bermain tebak-tebakan. Ketika dia diam, dia hanya sedang menjadi dirinya sendiri. Memberikan tekanan padanya hanya akan membuat pria frustasi. Anda dapat mendorongnya untuk lebih mengekspresikan diri, namun jangan berharap dia akan menjadi Shakespeare yang jago dalam berkata-kata.
(tty)